10 Cara Menanamkan Disiplin Pada Anak

sumintar-anak-sekolah

Orang tua sering kali merasa bingung dengan sikap anak yang tidak mau diatur dan cenderung membantah perkataan orang tua sehingga akhirnya orang tua menggunakan kekerasan pada anak baik secara fisik, misalnya memukul atau secara psikis misalnya membentak agar anak menuruti perintah orang tua. Akan tetapi hal tersebut malah membuat anak semakin tidak mendengarkan anda sebagai oran tua. Bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk menanamkan disiplin pada anak? Berikut ini ada beberapa cara untuk menanamkan disiplin pada anak, diantaranya :

1. Konsisten (tidak berubah)

Ada kesepakatan antara ayah dan ibu sehingga setiap tindakan dalam menanamkan disiplin tidak berubah-ubah

2. Jelas

Berikan aturan yang sederhana dan jelas sehingga anak mudah melakukannya

3. Memerhatikan harga diri anak

Jangan mengur anak dihadapan orang lain, karena hal itu akan membuat anak merasa malu sehingga tetap mempertahankan tingkah laku tersebut.

4. Beralasan dan dapat dipahami

Alasan dan tata tertib yang dilakukan itu perlu dijelaskan pada anak sehingga anak melakukannya dengan penuh kesadaran.

5. Memberi hadiah

Hadian berupa pujian, penghargaan, barang/kegiatan (misalnya memeperbolehkan bermain, nonton tv dan lain-lain) diberikan apabila anak melakukan perilaku positif. Hal tersebut akan menumbuhkan rasa percaya diri.

6. Hukuman
Orang tua harus berhati-hati dalam memberikan hukuman, jangan sampai menyakiti fisik/jiwa anak. Hukuman tidak dapat diberikan terhadap anak dibawah usia 3 tahun, apalagi memukulnya. Hukuman merupakan pilihan terakhir, lebih baik memuji perbuatannya yang benar daripada menghukum kesalahannya.

7. Luwes

Jangan terlalu kaku dalam menegakkan disiplin, sesuaikan dengan keadaan situasi anak

8. Keterlibatan anak

Sebaiknya anak dilibatkan dalam setiap membuat tata tertib sehingga anak merasa dihargai dan diakui dalam keluarga

9. Bersikap tegas

Bersikap tegas bukan berarti bersikap kasar baik dalam tindakan fisik/perbuatan

10. Jangan emosional
Dalam menghukum anak, sebaiknya hindari emosi yang berlebihan.

About the author

Afit Husni K, seorang Konsultan dan trainer dibidang Sumber Daya Manusia. Penulis beberapa artikel lepas dan owner dari beberapa blog pengembangan diri. Selain itu, dia adalah seorang Social Media Observer
More in Relationship (9 of 10 articles)
love2

Switch to our mobile site