<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Pengembangan Diri</title>
	<atom:link href="http://lifehacks.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lifehacks.web.id</link>
	<description>artikel, tips dan trik keseimbangan hidup</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 14:42:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>6 Cara Jabat Tangan Yang Baik</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/6-cara-jabat-tangan-yang-baik</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/6-cara-jabat-tangan-yang-baik#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 14:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[jabat tangan]]></category>
		<category><![CDATA[resmi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1069</guid>
		<description><![CDATA[Jabat tangan merupakan sebuah simbol yang biasa digunakan oleh seseorang saat bertemu dengan orang lain, entah itu teman, rekan kerja atau orang yang baru pertama kali ditemuinya. Beberapa buku pengembangan diri menuliskan bahwa jabat tangan layaknya penampilan, bisa digunakan sebagai ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jabat tangan</strong> merupakan sebuah simbol yang biasa digunakan oleh seseorang saat bertemu dengan orang lain, entah itu teman, rekan kerja atau orang yang baru pertama kali ditemuinya. Beberapa b<a title="blog artikel pengembangan diri" href="http://lifehacks.web.id">uku pengembangan diri</a> menuliskan bahwa jabat tangan layaknya penampilan, bisa digunakan sebagai pencitraan diri atau penilaian diri dari orang lain. Jabat tangan ada berbagai macam, tergantung kondisi dan situasi, bergantung juga dengan siapa kita berjabat tangan.</p>
<p>Pada <a href="http://lifehacks.web.id">artikel pengembangan diri</a> kali ini, kami akan memberikan tips bagaimana berjabat tangan dalam suasana formal, seperti saat bertemu rekan bisnis atau <a title="artikel tips wawancara kerja" href="http://lifehacks.web.id/tag/wawancara">wawancara kerja</a>. Berikut beberapa tips yang bisa anda praktekkan.</p>
<p><strong>1. Lihat matanya dan senyum sebelum berjabat tangan</strong></p>
<p>Melakukan kontak mata dan senyuman sesaat sebelum jabat tangan membuat kita terlihat sebagai orang yang ramah.</p>
<p><strong>2. Ucapkan nama dan salam saat berjabat tangan</strong></p>
<p><strong></strong>Saat berjabat tangan, sebutkan nama dan salam. Jika anda tidak tahu nama orang tersebut, sapalah dengan sebutan &#8216;Bapak&#8217; atau &#8216;Ibu&#8217;. Contoh: &#8216;<em>Selamat siang Ibu&#8217;</em></p>
<p><em></em><strong>3. Jabat tangan jangan lebih dari 4 detik</strong></p>
<p>Saat berjabat tangan, terkadang kita tanpa sadar lupa atau bingung kapan harus melepaskan tangan anda. Pastikan waktu berjabat tangan tidak lebih dari 4 detik.</p>
<p><strong>4. Bersikaplah proaktif</strong></p>
<p>Saat anda sedang duduk menunggu klien atau rekan bisnis di ruang tunggu dan tiba-tiba melihat mereka sedang menghampiri anda. Berdiri dan hampiri juga mereka (orang yang ingin anda ajak bicara), jangan menunggu mereka yang menghampiri anda.</p>
<p><strong>5. Gunakan hanya satu tangan untuk berjabat tangan</strong></p>
<div id="attachment_1074" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-1074" title="jabat tangan pertemanan" src="http://lifehacks.web.id/wp-content/uploads/2012/02/salaman.jpg" alt="friendship handshake" width="350" height="400" /><p class="wp-caption-text">contoh jabat tangan non-formal</p></div>
<p>Berjabat tangan secara formal/resmi sangat dianjurkan hanya menggunakan satu tangan. Gunakan kedua tangan hanya untuk berjabat tangan dengan sahabat atau keluarga.</p>
<p><strong>6. Jabat erat dan tegas, jangan lembek</strong></p>
<p>Berjabat tangan dengan erat dan tegas mengesankan kita adalah orang yang memiliki karakter kuat, begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Itulah 6 tips cara berjabat tangan saat berada dalam suasana resmi atau formal. Anda punya tips berjabat tangan? silakan untuk ikut berdisuksi di kolom komentar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/6-cara-jabat-tangan-yang-baik/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips Wawancara: Yang Harus dan Jangan Dilakukan</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/tips-wawancara-yang-harus-dan-jangan-dilakukan</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/tips-wawancara-yang-harus-dan-jangan-dilakukan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 15:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1063</guid>
		<description><![CDATA[Wawancara merupakan salah satu proses dimana kita harus menjalaninya ketika ingin bekerja di suatu perusahaan. Di proses wawancara ini, banyak para pelamar kerja yang gagal karena hal-hal sepele. Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan dan jangan dilakukan saat interview ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wawancara merupakan salah satu proses dimana kita harus menjalaninya ketika ingin bekerja di suatu perusahaan. Di proses wawancara ini, banyak para pelamar kerja yang gagal karena hal-hal sepele. Berikut adalah beberapa hal yang <strong>harus dilakukan</strong> dan <strong>jangan dilakukan</strong> saat interview sedang berlangsung. Tips ini penting terutama bagi anda yang masih <em>fresh graduate</em> atau baru pertama kali mengikuti proses wawancara.</p>
<p><strong>1. Pakaian</strong></p>
<p>Dalam berpakaian usahakan menyesuaikan dengan &#8216;karakter&#8217; dari perusahaan, jangan sampai anda salah kostum. Cara yang paling mudah untuk mengetahui pakian yang tepat adalah mendatangi perusahaan itu sebelum jadwal wawancara, perhatikan bagaimana karyawan disana berpakaian. Perhatikan juga faktor kenyamanan, percuma tampil rapi dan formal tapi tidak nyaman.</p>
<p><strong>2. Jabat tangan</strong></p>
<p>Hal sepele yang kerap dilupakan oleh banyak orang. Jabat tangan mirip dengan penampilan, bisa memberikan penilaian pertama yang luar biasa besar. Kadang pewawancara menjadi malas melanjutkan wawancara hanya karena mendapati jabat tangan yang &#8216;salah&#8217;.</p>
<p><strong>3. Menjawab pertanyaan dengan tepat</strong></p>
<p>Hal yang sering terjadi saat kita menjawab pertanyaan adalah: menjawab terlalu singkat atau menjawab terlalu bertele-tele, berikan jawaban yang tepat dengan kondisi dan pertanyaan yang diberikan. Contoh:<em> jika anda mendapatkan pertanyaan untuk menggambarkan diri anda, jangan ceritakan kehidupan anda.</em></p>
<p><strong>4. &#8216;Tutupi&#8217; kelemahaan anda</strong></p>
<p>Disini saya tidak mengajarkan anda untuk berbohong, tapi jika pertanyaan ini diberikan kepada anda, jawablah kekurangan yang sekiranya bisa diperbaiki, hindari membicarakan kelemahan secara personal. Contoh: <em>&#8216;kelemahan saya, saya itu orangnya moody&#8217;</em>.</p>
<p><strong><em>One more thing..</em></strong></p>
<p>Selain keempat hal diatas, perlu juga memperhatikan hal-hal berikut ini:</p>
<p>a. Berdiri dan jabat tangan pewawancara.</p>
<p>b. Jangan gunakan parfum mencolok.</p>
<p>c. Bawa copy resume.</p>
<p>d. Matikan handphone.</p>
<p>Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat anda menghadapi wawancara kerja. Selamat mecoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/tips-wawancara-yang-harus-dan-jangan-dilakukan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Kesalahan Penghambat Produktifitas</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/8-kesalahan-penghambat-produktifitas</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/8-kesalahan-penghambat-produktifitas#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 16:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[produktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1047</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, baik itu dalam karir ataupun kehidupan. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa banyak dari kita menjauhi kesuksesan itu sendiri dengan memupuk kesalahan-kesalahan yang membuat kita terhambat dalam mencapai kesuksesan. Salah satu penyebab sulitnya ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap orang pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya, baik itu dalam karir ataupun kehidupan. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa banyak dari kita menjauhi kesuksesan itu sendiri dengan memupuk kesalahan-kesalahan yang membuat kita terhambat dalam mencapai kesuksesan.</p>
<p>Salah satu penyebab sulitnya mencapai kesuksesan adalah kurangnya produktifitas yang ada pada diri. Berikut tujuh kesalahan yang menjadi penghambat produktifitas.</p>
<p><strong>1. Prokastinasi dan Malas</strong></p>
<p>Rasa malas dan prokastinasi (suka menunda pekerjaan) adalah sahabat karib, kedua sifat itu memiliki andil besar dalam menghambat produktifitas. Jika anda masih memiliki hal tersebut, segera berubah dan hilangkan kebiasaan itu untuk menjadi manusia produktif. Untuk menghilangkan rasa malas, silakan baca tipsnya <a href="http://lifehacks.web.id/3-tips-mengatasi-rasa-malas" target="_blank">disini</a>.</p>
<p><strong>2. Kurang Bersyukur Pada Tuhan</strong></p>
<p>Bersyukur membawa kita kepada penerimaan segala rezeki yang diberikan oleh Tuhan kepada kita. <a href="http://lifehacks.web.id/ikhlas-sebagai-salah-satu-pemicu-konsistensi" target="_blank">Orang yang bersyukur memiliki keikhlasan diri, sehingga menjadikan kita konsisten pada sesuatu yang dikerjakannya</a>. <em>Nah</em> inilah yang membantu kita mencapai tingkat produktifitas yang baik.</p>
<p><strong>3. Arogan</strong></p>
<p>Bagaimana sifat arogan bisa menghambat produktifitas? keangkuhan dan kepongahan yang dimiliki sesorang membuatnya merasa lebih daripada orang lain. Nasehat atau saran dari orang lain tidak dianggapnya. Kecenderungan orang arogan adalah menolak kritik, itulah yang membuatnya menjadi terhambat.</p>
<p><strong>4. Kurang tanggung jawab</strong></p>
<p>Tanggung jawab memegang peran penting dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan, jika kita memiliki rasa tanggung jawab, maka pekerjaan atau tugas yang diberikan pastilah segera diselesaikan. Jika tidak, kita hanya akan setengah hati dalam mengerjakan tugas yang ada.</p>
<p><strong>5. Tidak mau belajar</strong></p>
<p>Ilmu selalu berkembang, jika kita tidak mau beradaptasi dan terus belajar, maka bersiaplah untuk mejadi manusia yang tertinggal oleh jaman. Kita tidak tahu, apakah sebuah permasalahan yang sama bisa dipecahkan dengan cara yang sama pula untuk beberapa tahun yang akan datang. Bisa jadi di masa datang ada ilmu baru yang bisa memecahkan masalah yang anda hadapi saat ini dengan lebih cepat.</p>
<p><strong>6. Hidup dalam penyesalan</strong></p>
<p>Menyesal setelah melakukan kesalahan adalah sesuatu yang baik, namun jangan sampai kita terjebak di dalamnya. Buatlah kesalahan tersebut menjadi pelajaran dan menemukan pengalaman baru dalam menghadapi suatu permasalahan. Menyesal adalah aktifitas yang menguras banyak energi dan pikiran, jadi jangan terlalu lama menyesal.</p>
<p><strong>7. Tidak memiliki tujuan</strong></p>
<p>Tujuan membuat kita memiliki arah yang jelas. beberapa pertanyaan seperti, &#8216;apa tujuan hidupmu?&#8217;, &#8216;bagaimana kehidupanmu 5 tahun yang akan datang?&#8217; atau pertanyaan-pertanyaan serupa bisa dijawab dengan baik jika kita memiliki suatu tujuan. Tujuan membuat kita termotivasi untuk melakukan sesuatu. Masih bingung bagaimana membuat tujuan atau <em>goal setting</em>? baca tipsnya <a href="http://lifehacks.web.id/5-cara-bagaimana-membuat-goal-setting" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/8-kesalahan-penghambat-produktifitas/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Fitur Evernote Clearly Untuk Produktifitas</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/4-fitur-evernote-clearly-untuk-produktifitas</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/4-fitur-evernote-clearly-untuk-produktifitas#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 01:50:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[cloud]]></category>
		<category><![CDATA[evernote]]></category>
		<category><![CDATA[evernote clearly]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1036</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda mudah terganggu saat membaca sebuah artikel di website? entah itu terganggu oleh iklan atau link menarik lainnya? Jika jawabannya Iya, maka tools dari Evernote bernama Evernote Clearly layak anda coba. Evernote Clearly sangat membantu mengatasi gangguan dan membuat ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah anda mudah terganggu saat membaca sebuah artikel di website? entah itu terganggu oleh iklan atau link menarik lainnya? Jika jawabannya Iya, maka tools dari Evernote bernama <strong>Evernote Clearly</strong> layak anda coba.</p>
<p>Evernote Clearly sangat membantu mengatasi gangguan dan membuat kita lebih fokus pada artikel atau tulisan di website. Jadi mata kita hanya akan tertuju pada artikel.</p>
<p>Evernote Clearly saat ini hanya tersedia untuk browser Chrome dan Firefox, jadi bagi pengguna Safari atau IE belum bisa menggunakan kecerdasan tools ini.</p>
<p>Jika anda pengguna Safari, pasti mengenal tool ‘reader’, nah Evernote Clearly memiliki fungsi yang hampir sama dengan ‘reader’nya Safari, namun dengan tambahan fitur yang lebih powerfull.</p>
<p>Inilah fitur dari Evernote Clearly yang akan membantu kita dalam meningkatkan produktifitas, terlebih jika profesi anda adalah penulis.</p>
<p>1. <strong>Membuat kita lebih fokus pada artikel.</strong></p>
<p>Evernote Clearly menghilangkan ‘pernak-pernik’ dari website yang kita buka dan hanya menampilkan kontennya saja. Jangan khawatir, dengan tampilan yang elegan membuat aktifitas membaca menjadi nyaman.</p>
<div id="attachment_1039" class="wp-caption aligncenter" style="width: 440px"><img class=" wp-image-1039 " title="preview evernote clearly" src="http://lifehacks.web.id/wp-content/uploads/2012/01/preview-evernote-clearly-1024x633.jpg" alt="" width="430" height="266" /><p class="wp-caption-text">Preview Evernote Clearly</p></div>
<p><strong>2. Simpan artikel ke Evernote.</strong></p>
<p>Anda tertarik dengan artikel yang sedang anda baca atau ingin membacanya nanti? Evernote Clearly memberikan akses langsung untuk menyimpan artikel tersebut ke akun Evernote anda dan bisa anda baca di lain waktu.</p>
<p><strong>3. Cetak artikel langsung dari web.</strong></p>
<p>Anda ingin membagikan versi cetak artikel kepada bos, rekan kerja atau sahabat? dengan Evernote Clearly kita bisa melakukannya dengan mudah.<br />
Themes. Kita bisa mengganti themes Evernote Clearly sesuai selera supaya dalam membaca artikel menjadi lebih nyaman.</p>
<p>Itulah empat fitur yang bisa kita dapatkan dari Evernote Clearly. Bagi penulis, tools ini sangat membantu terutama dalam aktifitas menulis dan menyimpan referensi dari website. Belum pernah atau bingung cara menggunakan Evernote Clearly? silakan baca artikel <a href="http://applegtd.com/bagaimana-menggunakan-evernote-clearly" target="_blank">&#8216;Bagaimana Menggunakan Evernote Clearly&#8217;</a>.</p>
<p>Anda sudah menggunakannya? ingin berbagi pengalaman dalam menggunakan Evernote Clearly? silakan berbagi di kolom komentar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/4-fitur-evernote-clearly-untuk-produktifitas/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Hal Yang Harus Dilakukan Sebelum Interview</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/3-hal-yang-harus-dilakukan-sebelum-interview</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/3-hal-yang-harus-dilakukan-sebelum-interview#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2012 03:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1018</guid>
		<description><![CDATA[Bagi seorang fresh graduate yang ingin menghadapi interview pastilah mengalami kebingungan, apa yang sebaiknya dia lakukan. Berikut kami berikan tips sederhana bagi anda yang baru pertama kali mengikuti proses interview di sebuah perusahaan. 1. Penampilan Tidak bisa dipungkiri, penampilan memainkan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi seorang <em>fresh graduate</em> yang ingin menghadapi interview pastilah mengalami kebingungan, apa yang sebaiknya dia lakukan. Berikut kami berikan tips sederhana bagi anda yang baru pertama kali mengikuti proses interview di sebuah perusahaan.</p>
<p><strong>1. Penampilan</strong></p>
<p>Tidak bisa dipungkiri, penampilan memainkan peran penting dalam proses interview ini. Kesan pertama adalah kunci apakah anda akan diterima bekerja di perusahaan tersebut atau tidak. Jadi sangat disarankan bagi anda sebelum berangkat interview, pastikan bahwa penampilan anda sudah sempurna dan sesuai dengan budaya perusahaan yang mengundang anda.</p>
<p><strong>2. Bahasa tubuh</strong></p>
<p>Penggunaan bahasa atau gerak tubuh diperlukan untuk membuat jawaban-jawaban yang anda berikan tampak lebih menarik dan terlihat ekspresif. Perlu diingat, dalam penggunaan bahasa tubuh gunakan secara wajar, jangan terlalu berlebihan.</p>
<p><strong>3. Kumpulkan Informasi</strong></p>
<p><em>One more things</em>, cari tahu informasi mengenai perusahaan yang mengundang anda untuk interview, mulai dari latar belakang, bisnis hingga alamatnya. Pelajari juga deskripsi kerja jabatan yang anda lamar, supaya anda tidak bingung jika nanti ditanya perihal fungsi kerja dari pekerjaan itu.</p>
<p>Selamat mencoba, semoga sukses</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/3-hal-yang-harus-dilakukan-sebelum-interview/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikhlas Sebagai Salah Satu Pemicu Konsistensi</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/ikhlas-sebagai-salah-satu-pemicu-konsistensi</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/ikhlas-sebagai-salah-satu-pemicu-konsistensi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 04:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[ikhlas]]></category>
		<category><![CDATA[softskill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=1005</guid>
		<description><![CDATA[Konsistensi adalah suatu kata sederhana. hanya terdiri dari beberapa huruf saja, K-O-N-S-I-S-T-E-N-S dan I. Tapi apakah sesederhana itukah arti dari kata konsistensi itu sendiri? menurut saya tidak, entah anda. Saya tidak tahu pasti apa pengertian dari konsistensi. Yang jelas, konsistensi ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Konsistensi adalah suatu kata sederhana. hanya terdiri dari beberapa huruf saja, <strong>K-O-N-S-I-S-T-E-N-S</strong> dan <strong>I</strong>. Tapi apakah sesederhana itukah arti dari kata konsistensi itu sendiri? menurut saya tidak, entah anda. Saya tidak tahu pasti apa pengertian dari konsistensi. Yang jelas, konsistensi mutlak dibutuhkan dalam sebuah keprofesionalan dan sebagai salah satu senjata dalam menghadapi kemalasan (dalam hal ini konsistensi yang baik).</p>
<p>Tidak semua orang bisa menjaga konsistensi. Konsistensi layaknya perasaan, kadang sedih dan kadang gembira. Konsistensi juga seperti itu, kadang kuat dan kadang lemah. Tidak semua orang bisa mempertahankan konsistensi dalam alur yang kuat. Namun jika konsistensi bisa terus terjaga di alur positif, niscaya individu atau organisasi akan berkembang di jalur yang benar.</p>
<p>Sama seperti sebuah blog, jika anda menginginkan blog anda ramai dikunjungi, salah satunya adalah dengan konsisten mengupdate atau memberikan sesuatu yang baru bagi pengunjung. Hal itu juga berlaku dalam mencapai tujuan atau cita-cita. Konsistensi mutlak diperlukan. Persoalannya adalah, bagaimana menjaga konsistensi agar berada dalam trek yang diinginkan. Saya akan mencoba sedikit memberikan cara supaya konsistensi selalu berada di alur positif, yaitu menjadi orang ikhlas.</p>
<p>Ikhlas adalah segala-galanya. di zaman yang materialistis ini sulit menjumpai sebuah keikhlasan berada dalam diri seseorang, padahal ikhlas merupakan kunci pokok dari semangat hidup. Ambil contoh, anda bekerja keras dan penuh semangat dengan harapan mendapatkan kenaikan gaji atau jabatan dari perusahaan. Dan ketika tiba waktunya, ternyata perusahaan tidak mengapresiasi kerja keras dan semangat anda yaitu dengan menaikkan gaji atau jabatan, maka di tahun berikutnya anda pasti merasa malas atau paling tidak semangat anda menurun, tidak konsisten.</p>
<p>Namun jika anda menyandarkan suatu pekerjaan kepada keikhlasan, maka contoh di atas tidak perlu terjadi. Semakin kita ikhlas dalam bekerja, maka semakin kita bergairah untuk bekerja. Dengan ikhlas kita akan selalu ingat, bahwa kita melakukan pekerjaan adalah dalam rangka ibadah. Dan pekerjaan yang kita lakaukan tidak semua orang dapat melakukannya. Sebaliknya, semakin kurang ikhlas, maka kejenuhan menjadi semakin sering menerpa kita.</p>
<p>Tidak mudah memang mempelajari ilmu ikhlas ini. Butuh tawakal yang amat sangat, tapi itu bisa dipelajari, dengan banyak membaca, bertanya dan tentu saja pengalaman hidup akan sangat membantu kita untuk memiliki keikhlasan itu. <em>Impossible is nothing</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/ikhlas-sebagai-salah-satu-pemicu-konsistensi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Review 2011 : Artikel Terlaris</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/review-2011-artikel-terlaris</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/review-2011-artikel-terlaris#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 04:23:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[review 2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=997</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2011, banyak hal pasti sudah terjadi dalam rentang waktu satu tahun ini. Begitu juga dengan blog ini, di akhir tahun 2011 ini kami akan mereview apa yang sudah terjadi pada tahun 2011, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2011, banyak hal pasti sudah terjadi dalam rentang waktu satu tahun ini. Begitu juga dengan blog ini, di akhir tahun 2011 ini kami akan mereview apa yang sudah terjadi pada tahun 2011, yaitu artikel yang paling banyak dibaca oleh pengunjung. Kami akan menuliskan 6 artikel teratas yang sering dikunjungi.</p>
<p>1. <a href="http://lifehacks.web.id/20-tips-keuangan-ala-safir-senduk-1">20 Tips Keuangan ala Safir Senduk #1</a></p>
<p>Di era awal bermain twitter, Safir Senduk rutin membuka tanya-jawab tentang masalah keuangan, dan dengan izin beliau kami menyadur kembali tanya-jawab di twitter ke dalam bentuk blog dan menjadikannya berseri.</p>
<p>2. <a href="http://lifehacks.web.id/8-tips-membuat-presentasi-lebih-menarik">8 Tips membuat Presentasi Lebih Menarik</a></p>
<p>Artikel ini menuliskan bagaimana cara membuat presentasi yang menarik, jelas dan tidak bertele-tele.</p>
<p>3. <a href="http://lifehacks.web.id/5-cara-mengendalikan-amarah">5 Cara Mengendalikan Amarah</a></p>
<p>Artikel yang menuliskan bagaimana menjadikan potensi kemarahan ke hal-hal yang lebih positif ini menempati urutan ketiga dalam artikel yang sering dikunjungi.</p>
<p>4. <a href="http://lifehacks.web.id/8-ajaran-hidup-dari-albert-einstein">8 Ajaran Hidup Albert Einstein</a></p>
<p>Di tulisan ini kami mencoba menangkap apa yang dilakukan Einstein dalam hidupnya yang bisa kita tiru.</p>
<p>5. <a href="http://lifehacks.web.id/7-aplikasi-wajib-blackberry-untuk-bisnis">7 Aplikasi Wajib Blackberry</a></p>
<p>Pengguna Blackberry yang semakin banyak di Indonesia membuat banyak pengembang menciptakan aplikasi untuk handset ini. Dan kami mencoba membuat 7 daftar aplikasi yang wajib diinstall pada blackberry anda.</p>
<p>6. <a href="http://lifehacks.web.id/5-aplikasi-mindmap-powerfull-dan-gratis">5 Aplikasi Mind Map Gratis</a></p>
<p>Ketenaran teknik Mind Mapping membuat banyak orang melirik dan mengembangkan metode itu untuk digunakan dalam keseharian. Hal ini juga dilakukan oleh para developer yang ingin menciptakan software mind mapping, dan kami menuliskan 5 aplikasi gratis untuk mind mapping di artikel itu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Itulah 6 artikel terlaris yang sering dikunjungi oleh pembaca blog lifehacks. Nah apa artikel favorit anda di blog ini?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/review-2011-artikel-terlaris/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>2 Langkah Merubah Kebiasaan Buruk</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/2-langkah-merubah-kebiasaan-buruk</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/2-langkah-merubah-kebiasaan-buruk#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 00:47:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Syaiful Bahri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Guest Writers]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kebiasaan buruk]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=990</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kamu mempunyai kebiasaan buruk dan ingin merubahnya ? Tentu saja kamu ingin merubahnya ke arah yang lebih baik. Tetapi kamu bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan? Banyak orang berpendapat bahwa merubah kebiasaan buruk sulit dirubah. Bahkan bagi sebagian ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p style="text-align: left;">Apakah kamu mempunyai kebiasaan buruk dan ingin merubahnya ? Tentu saja kamu ingin merubahnya ke arah yang lebih baik. Tetapi kamu bingung, tidak tahu apa yang harus dilakukan?</p>
</blockquote>
<p>Banyak orang berpendapat bahwa merubah kebiasaan buruk sulit dirubah. Bahkan bagi sebagian orang hal itu tidak mungkin dilakukan. Mereka berpendapat, kebiasaan adalah suatu sistem perilaku yang telah paten dari diri seseorang untuk merespon suatu situasi. Itu benar, tetapi tidak bisa dijadikan alasan untuk tetap melakukan kebiasaan buruk jika kamu ingin menjadi pribadi yang baik.</p>
<p>Saya sangat setuju dengan pedapat mereka tentang pengertian kebiasaan tersebut. Tetapi ada suatu titik yang terlupakan bagi mereka. Bahwa sebelum kebiasaan buruk itu terbentuk, kita bisa melakukan apa saja untuk merespon sebuah situasi. Dan jangan lupa, kebiasaan baik juga merupakan kebiasaan. Sehingga kebiasaan baik bisa juga ditumbuhkan dalam diri seseorang.</p>
<p>Baik. Inilah 2 hal yang bisa kamu lakukan untuk merubah kebiasaan buruk. Tetapi sebelum kamu membaca, saya ingin menyampaikan nasehat. Kita sedang berbicara tentang merubah kebiasaan, itu merupakan bentuk perilaku. Jadi tidak ada gunanya bagimu jika hanya membaca artikel ini. Sebaiknya, kamu mempraktekkannya dalam kehidupan sesungguhanya.</p>
<p><strong>1. Membuat daftar kebiasaan yang ingin dirubah</strong></p>
<p>Jika kamu mempunyai niat untuk berubah, kamu pasti tahu apa yang ingin dirubah. Jika kamu baru membaca artikel ini, kemudian sadar ingin merubah kebiasaan buruk kamu. Maka buatlah daftar kebiasaan buruk yang ingin dirubah.</p>
<p>Jangan lupa, buat target kapan kebiasaan itu akan berubah. Hilang, bersih dan tak tampak lagi dalam kehidupanmu.</p>
<p><strong>2. Identifikasi SWOT</strong></p>
<p>Dalam dunia manajemen strategi, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman sangat diperlukan. Karena itu akan menjadi faktor keberhasilan bisnis. Itu juga bisa kamu terapkan dalam kasus ini. Misalkan kamu mempunyai kebiasaan merokok. Kamu bisa menulis; saya mempunyai peluang rumah saya cukup jauh dengan kios rokok. Hambatan yang ada teman-teman saya sering mengajak saya merokok. Kekuatan saya yang bisa saya gunakan saya mempunyai motivasi yang kuat untuk berubah. Dan kelemahan saya, saya sering tidak merasa enak kalau sehabis makan tidak merokok.</p>
<p>Tentu saja analisa SWOT tidak sesederhana itu. kamu butuh identifikasi yang konkrit sehingga bisa menentukan strategi yang bisa kamu gunakan.</p>
<p><em>foto credit: tecnohugs.com</em></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/2-langkah-merubah-kebiasaan-buruk/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Cara Menjadi Inovator Bersama DoNetworkID</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/4-cara-menjadi-inovator-bersama-donetworkid</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/4-cara-menjadi-inovator-bersama-donetworkid#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 13:17:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Afit Husni K</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[adv]]></category>
		<category><![CDATA[donetworkid]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=983</guid>
		<description><![CDATA[Hidup adalah sebuah pilihan, apakah ingin menjadi manusia biasa saja yang mudah dilupakan orang, atau ingin menjadi berguna dan dicatat dalam sejarah peradaban manusia dengan tinta emas. Siapa tak kenal Thomas Alfa Edison, yang telah menemukan lampu listrik atau Wright ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup adalah sebuah pilihan, apakah ingin menjadi manusia biasa saja yang mudah dilupakan orang, atau ingin menjadi berguna dan dicatat dalam sejarah peradaban manusia dengan tinta emas.</p>
<p>Siapa tak kenal Thomas Alfa Edison, yang telah menemukan lampu listrik atau Wright Bersaudara yang telah menemukan pesawat terbang.</p>
<p>Bukan hanya di luar negeri. Di Indonesia pun, kita bisa menyebut banyak nama yang telah sukses sebagai inovator. Ada nama Tirto Utomo, orang yang pertama kali memproduksi dan menjual air putih dalam kemasan. Ada nama Satya Witoelar, orang yang membangun layanan sosial media pertama di dunia yang berbasis lokasi. Dan masih banyak nama lainnya.</p>
<p>Satu pertanyaan yang perlu kita renungkan, <em>“Bisakah saya menjadi seorang penemu juga?”</em></p>
<p><em></em>Jangan buru-buru berkata <em>“Tidak mungkin.”</em> Karena tak ada yang tidak mungkin selama kita yakin dan mau mencoba. Anda pun bisa kok, menjadi penemu alias inovator. Caranya:</p>
<p>1. Tekuni hobi dan passion Anda secara serius dan mendalam.</p>
<p>2. Cari masalah apa yang paling sering dipermasalahkan orang-orang di lingkungan Anda, tapi sampai saat ini belum ada solusinya.</p>
<p>3. Pikirkan dan cari tahu, ide kreatif apa yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut.</p>
<p>4. Langsung <em>action</em>. Segera wujudkan ide tersebut menjadi sebuah inovasi baru.</p>
<p><em>Nah</em>, kebetulan saat ini ada sebuah program yang bisa membantu Anda menjadi seorang inovator. Namanya <strong>Lenovo DoNetworkID Program, </strong>sebuah program yang akan membantu mencapai impian anda sebagai inovator. <strong>Lenovo</strong> <strong>DoNetworkID Program</strong> akan memberikan dana hibah sebesar $25.000 untuk merealisasikan ide yang anda punya.</p>
<p><strong></strong>Tertarik untuk ikutan? Coba baca dan ikuti penjelasan di bawah ini. Siapa tahu, informasi ini bisa menjadi peluang besar bagi Anda untuk <strong>menjadi seorang inovator yang mengubah peradaban dunia menjadi lebih baik</strong> dari sebelumnya.</p>
<p>Tidak hanya dana hibah, <strong>Lenovo</strong> <strong>DoNetworkID Program</strong> menyediakan para ahli untuk membimbing anda, yaitu:</p>
<ol>
<li>Budi Putra (konsultan teknologi)</li>
<li>Nurdiansyah (peneliti dan pemerhati pendidikan)</li>
<li>Onno W Purbo (independent IT writer)</li>
</ol>
<div>Bila Anda tertarik, coba bentuk tim dari sekarang. Sebab program ini memang mengharuskan seperti itu. Kemudian buatlah ide dan proyek yang inovatif yang akan diikutsertakan. Setelah itu, silahkan langsung bergabung dengan <strong>Lenovo DoNetworkID Program</strong>.</div>
<ul>
<li>Pendaftaran: 8 Desember 2011 s/d 25 Januari 2012</li>
<li>Pemilihan peserta favorit: 5 s/d 25 Januari 2012</li>
<li>Finalis: 26 Januari s/d 29 Februari 2012</li>
<li>Pengumuman pemenang: 1 Maret 2012</li>
</ul>
<p>Jangan lupa untuk dukung program Do Network ini dengan menggunakan <em>twibbon</em> di <a href="http://t.co/Yae7e1Dt" target="_blank">http://t.co/Yae7e1Dt</a>. Untuk info lebih lanjut mengenai program ini bisa dibaca di <a href="http://bit.ly/t5zUmm" target="_blank">http://bit.ly/t5zUmm</a></p>
<p>Jadilah inovator yang mengubah peradaban dunia!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/4-cara-menjadi-inovator-bersama-donetworkid/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesalahan Dalam Memilih Karir</title>
		<link>http://lifehacks.web.id/kesalahan-dalam-memilih-karir</link>
		<comments>http://lifehacks.web.id/kesalahan-dalam-memilih-karir#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Dec 2011 00:08:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Syaiful Bahri</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[karir]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lifehacks.web.id/?p=971</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi sesuatu yang pasti seseorang akan memilih sebuah karir. Sebab kita semua membutuhkan uang, baik untuk diri sendiri, keluarga bahkan untuk membantu masyarakat. Tetapi tidak selalu karena itu, barangkali orang yang sudah kaya—orang tuanya telah kaya—tetap akan memilih karir untuk ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjadi sesuatu yang pasti seseorang akan memilih sebuah karir. Sebab kita semua membutuhkan uang, baik untuk diri sendiri, keluarga bahkan untuk membantu masyarakat. Tetapi tidak selalu karena itu, barangkali orang yang sudah kaya—orang tuanya telah kaya—tetap akan memilih karir untuk lahan aktualisasi. Ya, sebagaimana yang dikatakan Maslow dalam teori kebutuhan.</p>
<p>Seseorang akan menemui kesulitan sesungguhnya, ketika dia menghadapi dan mengalami pemilihan karir. Ketika masih sekolah, kita tidak peduli dengan hal itu. Sampai ketika lulus kuliah, barulah kita bingung. <em>“Saya harus bekerja menjadi apa?”</em></p>
<p>Saya katakan selamat bagi mereka yang bisa menjawab. Dan untuk kelompok orang yang diam dengan pertanyaan itu, saya katakan jangan khawatir. Tentu saja juga bagi Anda yang merasa salah memilih, semisal tidak merasa bahagia dan tertekan.</p>
<p>Dengan mengenal kesalahan-kesalahan umum, setidaknya saya telah mencatat 3 kesalahan:</p>
<p>1. Mereka memilih karir tidak karena minat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, minat didefinisikan sebagai kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu, gairah dan keinginan. mereka yang memilih tanpa didasari dengan minat, tidak akan merasakan kebahagian. Tertekan, sehinggga malas berangkat bekerja. Jika tetap memaksakan diri berangkat dan mulai bekerja mereka berkata dalam hati, <em>“Masih lama waktu istirahatnya.”</em> Waktu istirahat pun datang, ketika berakhir mereka kembali berpikir, <em>“Masih lama waktu pulangnya.”</em></p>
<p>2. Mereka memilih tidak mempertimbangkan bakat. Minat kepada suatu bidang karir memang saya sarankan, teapi itu tidak cukup. Anda juga harus menghitung seberapa besar bakat Anda di bidang itu. Jika kamu memaksa, temuilah kesedihan bahwa karir Anda tidak naik-naik. Berdiri di tempat.</p>
<p>3. Hitunglah bakat Anda, misalnya dengan berpikir dan merenung. Misalnya dengan mengingat kesuksesan-kesuksesan Anda. Dan seberapa cepat Anda mempelajari sesuatu. Jika tidak yakin, saya kira banyak jasa yang menawarkan test minat bakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lifehacks.web.id/kesalahan-dalam-memilih-karir/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- This Quick Cache file was built for (  www.lifehacks.web.id/feed ) in 0.35860 seconds, on Feb 9th, 2012 at 2:05 pm UTC. -->
<!-- This Quick Cache file will automatically expire ( and be re-built automatically ) on Feb 9th, 2012 at 3:05 pm UTC -->
